Sabtu, 25 Februari 2012

Jenis Pencahayaan Luar Berdasarkan Fungsinya


Pada malam hari, kita menyalakan lampu teras agar tampak rumah kita tetap cantik. Bagi sebagian kita yang menyukai keindahan rumah, malam hari merupakan saat yang tepat untuk membuat tampak depan rumah tampil lain dengan permainan cahaya.

LAMPU KEAMANAN

Lampu jenis ini digunakan untuk pencahayaan pada area yang rawan keamanannya disekitar rumah anda. Misalnya lampu untuk belakang rumah atau didepan pagar.. Lampu keamanan sebisa mungkin yang terang. Jika remang-remang menyulitkan pengawasan.

LAMPU PETUNJUK / PENGARAH:

Merupakan jenis lampu yang digunakan untuk menerangi daerah-daerah tertentu disekitar kita dimana hal ini dimaksudkan apabila kita melakukan aktivitas diderah tersebut kita tinggal mengikuti petunjuk atau arah dari lampu ini. Misalnya lampu pada tepi kolam renang. Lampu jenis tidak perlu terlalu terang, cukup untuk kita mengetahui dimana posisi kita.

LAMPU AKSEN / HIAS :

Penempatan lampu jenis ini dimaksudkan untuk mendapatkan efek dramatis dari obyek yang diteranginya. Contohnya lampu spotlight yang menyinari patung atau sclupture. Siluet yang dihasilkan oleh cahaya lampu ini akan membuat obyek terlihat muncul ditengah kegelapan malam sehingga akan menarik perhatian sekitarnya. Selain itu ada Lampu kerlip-kerlip yang sebenarnya merupakan lampu hias juga, hanya saja bentuknya kecil-kecil dan bisa kerlap-kerlip nyalanya. Biasanya dipasang pada pohon ditaman, bisa didahannya atau pada melingkar pada batangnya. Seperti lampu pada pohon natal yang dipasang diluar rumah.

LAMPU TAMAN

Apabila berbicara mengenai pencahayaan, apa yang terlintas, tentunya tadalah penggunaan lampu untuk menerangkan daerah yang gelap tetapi ada beberapa di kalangan kita merasa tata cahaya bisa bermakna dan bernilai estetik. Khusus untuk pencahayaan taman sangat penting, terutama sebagai elemen yang menghidupkan suasana taman bila malam menjelang. Misalnya menggunakan led outdoor, spotlight dan lain sebagainya. Pada asasnya, pencahayaan di dalam taman terbagi kepada dua jenis yaitu pencahayaan secara menyeluruh, dan pencahayaan secara khusus atau spot tertentu untuk sudut taman yang ingin difokuskan. 

Elemen cahaya dalam sebuah taman seharusnya tidak boleh dipandang remeh sekiranya kita ingin menghasilkan taman yang benar benar hidup, terlihat menarik dan memberi keindahan untuk pemilik dan orang yang kebetulan melihatnya. Apalagi jika mampu mengkreasikan dengan beberapa model pencahayaan. Untuk kepentingan luar ruang, pergunakan lampu dan rumah lampu dengan spesifikasi water resistant. Jenis lampunya bisa pijar atau pendar. Lampu dan rumah lampu berspesifikasi ini biasanya dibuat khusus, sehingga tahan terhadap cipratan air dan tak mudah korslet karenanya.

Perangkat lampu taman ada yang bervoltase rendah (+ 12 volt) dan voltase tinggi (+ 220volt). Pilihan terbaik tergantung dari kebutuhan. Demi alasan keamanan, sebaiknya pilih perangkat lampu taman bervoltase rendah. Ini mencegah kecelakaan fatal seandainya ada arus listrik yang bocor. Voltase rendah berpotensi kecil melukai tubuh dan menimbulkan kebakaran. Pergunakan kabel yang tepat. Pilihan jenis kabel penting karena berkaitan dengan pasokan voltase energi listrik. Semakin panjang kabel, semakin besar peluang penurunan voltase. Untuk taman yang tak terlalu luas dengan jumlah titik lampu sedikit, dapat digunakan kabel serabut atau kawat berukuran 1mm2. Taman luas menuntut kabel lebih panjang, maka lebih baik pergunakan kabel kawat berukuran 1,5mm2.

0 komentar:

Poskan Komentar